TASYAKURAN PETANI WADUK PACAL

(Sambutan Dinas Budaya dan Pariwisata saat acara Tasyakuran petani waduk pacal/Jum’at,13-12-2019).

Waduk Pacal adalah salah satu Bendungan besar bersejarah yang di resmikan oleh kolonial Belanda pada tahun 1933,tepatnya berada di wilayah Desa Kedungsumber Kec. Temayang Kab. Bojonegoro-Jawa Timur.tidak hanya membawa manfaat berupa irigasi yang menghidupi pertanian di wilayah kecamatan Temayang,Dander,Sukosewu dan yang lainnya.Tetapi juga memberi keindahan alam serta budaya lurungan dan nyadranan setiap tahunnya yang di ikuti oleh ratusan penduduk sekitar.
pada hari jum’at pahing tepatnya tanggal 13 Desember 2019 acara nyadranan yang di lanjut acara lurungan di waduk pacal yang di hadiri Kepala Desa Kedungsumber dan perangkat Desa,Muspika Kec. Temayang, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kab. Bojonegoro dan ratusan masyarakat dari sekitar waduk pacal,dan dari desa gondang serta bubulan.
“Kita harus bangga memiliki waduk pacal salah satu waduk peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia hanya ada 2 (dua) yakni Waduk Pacal dan satunya waduk yang ada di jawa tengah, ikan gloso juga merupakan salah satu ciri khas kekayaan yang ada di waduk pacal dan tidak ada di tempat lain kecuali di kalimantan”ujar dari Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata saat memberi sambutan pada acara tersebut.
Acara nyadranan dan lurungan waduk Pacal di selenggarakan setelah musim panen,di harapkan acara tersebut bisa memperkuat rasa persatuan serta mengembangkan potensi lokal yang ada.(20-12-2019/Kasi Pemerintahan Desa Kedungsumber).

Updated: 20 Desember 2019 — 9:34 am